WELCOME TO BIDANG PARIWISATA DINAS KEPEMUDAAN OLAHRAGA DAN PARIWISATA KABUPATEN INDRAGIRI HULU. KEPALA DINAS : ATAN, SP ; SEKRETARIS : DEWI KHAIRI YENTI, SH. M.Si; KEPALA BIDANG PARIWISATA : , i: The content will update soon: Email; bidangpariwisatainhu@gmail.com
Showing posts with label Wisata Historis. Show all posts
Showing posts with label Wisata Historis. Show all posts

Monday, 24 June 2013

MASJID RAYA PUSAKA KENEGERIAN BATU RIJAL


Atas: Mesjid tampak depan, Bawah: Ki-ka: Mimbar mesjid, contoh ukiran pada tiang, Bagian atas mesjid.



Rengat (BP:DISPORABUDSATA)- Masjid ini terletak di negeri Tiga lorong yakni tebing tinggi Sungai Indragiri Baturijal Hulu. Dibangun pada akhir abad ke-19, masjid ini disangga oleh empat tiang besar, konon tiang tersebut ditegakkan oleh tujuh orang saja.
Arsitektur mesjid yang unik masih seperti aslinya di zaman kerajan Indragiri. Motif ukuran terdapat didalam mesjid sangat mempesona, diperkirakan telah berumur ratusan tahun. Bangunan bertingkat tiga ini mempunyai atap yang terbuat dari kayu, dilantai dua terdapat ruang rapat sidang. Keberadaan terpisah cukup jauh  ± 300 M dari pemukiman penduduk. Kawasan sekitar masih merupakan hutan, kebun masyarakat dan semak belukar.

Akses : Lokasi objek wisata berada ± 4 KM dari simpang Napal yang dapat ditempuh dari kota Rengat ± 90 KM. Dapat dicapai dengan kendaraan roda empat. Jarak tempuh dari kota Rengat ± 2 jam perjalanan.

Kependudukan : Penduduk sekitar masih merupakan masyarakat pedesaan yang Homogen, kultur masyarakat masih kuat namun dapat menerima kedatangan pengunjung dengan baik.

MASJID RAYA DAN MAKAM SULTAN

Makam Sultan
Masjid Raya Rengat-Inhu



Rengat (BP:DISPORABUDPAR)- Bangunan dengan arsitektur mesjid demak,merupakan salah satu bangunan tertua yang ada di kota rengat. Telah beberapa kali mengalami renovasi, kondisi saat ini bukan bentuk aslinya. Mesjid ini memiliki keunikan dimana terdapat Makam sultan di dalam mesjid tepatnya di tempat imam.

Pembangunan diawali dengan dibangunnya surau oleh Raja Indragiri Sultan Ibrahim pada tahun 1786 M. Surau diperluas pada tahun 1787 M oleh Sultan Kecik Besar Mambang gelar Sultan Indragiri menjadi bangunan mesjid. Mesjid ini telah dilakukan 4 kali pemugaran. Pemugaran pertama dilakukan pada masa pemerintah Sultan Indragiri XXIV pada tahun 1887 melakukan renovasi ketiga dengan mengganti seluruh papan kayu menjadi bahan batu. Pada masa pemerintahan Bupati Masnoer melakukan pemugaran keempat tahun 1970.

English
THE GREAT MOSQUE AND ROYAL TOMB OF SULTAN 

Building with demak's architecture, is one of the oldest buildings in Rengat city. Has undergoing renovation several times, the current state is not its original form. The mosque is unique where there Sultan Tomb inside the mosque precisely at the Imam section. Development begins with the construction of Prayer house (surau) by King Sultan Ibrahim Indragiri in 1786 AD. Expanded surau in 1787 AD by Sultan Besar Kecik Mambang titled sultan of indragiri turned into mosques. The mosque has been done 4 times restoration

Friday, 21 June 2013

MONUMEN AGRESI

Tugu Agresi


Monumen yang menggambarkan sejarah perjuangan rakyat di kab. INHU dalam mempertahankan kemerdekaan saat Agresi II Belanda. Berada di pinggir sungai, di sekitar kawasan terdapat taman dan fasilitas olahraga. Selain itu monumen ini berada tepat di depan rumah dinas Bupati Kabupaten Indragiri Hulu