WELCOME TO BIDANG PARIWISATA DINAS KEPEMUDAAN OLAHRAGA DAN PARIWISATA KABUPATEN INDRAGIRI HULU. KEPALA DINAS : ATAN, SP ; SEKRETARIS : DEWI KHAIRI YENTI, SH. M.Si; KEPALA BIDANG PARIWISATA : , i: The content will update soon: Email; bidangpariwisatainhu@gmail.com

Tuesday, 2 July 2013

Menparekraf Bagikan Motivasi Untuk Anak Muda


Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu menghadiri Young on Top National Confrence, sebuah kegiatan yang menghadirkan pembiacara yang telah sukses dalam bidangnya untuk memberi semangat bagi generasi muda, di Balai Kartini, 28 Juni 2013. Pada kesempatan tersebut, Menparekraf berbagi cerita mengenai perjalanan hidup yang menghantarnya menjadi seorang Menteri, termasuk suka duka dan tantangan yang dihadapinya.
“Dalam perjalanan hidup, mimpi bisa saja berubah, tergantung dengan kondisi orang bersangkutan. Hal tersebut juga terjadi pada saya, awalnya saya bermimpi menjadi guru renang, lalu menjadi penulis, namun mimpi yang berhasil saya wujudkan adalah menjadi ahli ekonomi,” ceritanya sambil mengenang masa lalu.
Diceritakan Menprekraf, dirinya sangat berterimakasih atas didikan kedua orang tua yang selalu menanamkan nilai-nilai luhur bagi dirinya. Mari teringat pesan sang ayah yang menyebutkan bahwa sebagai perempuan, dia harus memiliki penghasilan sendiri dan bisa sejajar dengan kaum laki-laki.
“Semasa sekolah, saya biasanya menghabiskan waktu untuk magang diberbagai perusahaan sesuai minat saya. Hal ini saya lakukan untuk mencari pengalaman seputar dunia kerja. Oleh karena itu, saya sarankan agar teman-teman muda rajin mengikuti kegiatan berorganisasi karena disanalah kita ditempa untuk berinteraksi dengan berbagai macam kepribadian manusia serta terlatih menyelesaikan masalah,” tambahnya lagi.
Hal menarik yang dialami Menparekraf adalah ketika dia diminta untuk kembali ke Indonesia oleh ayahnya. Pada saat itu, perbedaan budaya dan cara hidup masyarakat menjadi sebuah kendala bagi dirinya. “Seiring berjalan waktu, saya belajar bagaimana cara menyampaikan pendapat dengan cara menyenangkan sehingga pihak yang mendapat masukan dapat menerima masukan tersebut dengan senang hati,” ceritanya lebih lanjut.
Pada akhir pertemuan, Menparekraf berpesan agar anak muda mau bekerja keras dengan berani menerima tantangan baru, selalu berpikir positif, serta memperluas jaringan pergaulan dan relasi. (Puskompublik)

Kelenteng Vihara Paramita Rengat

Rengat (BP:DISPORABUDSATA)- Bangunan khas dengan arsitektur China yang unik, objek ini jarang di temui di kabupaten Indragiri Hulu, sehingga memberi nilai tambah untuk keragaman wisata yang ada di wilayah kabupaten Indragiri Hulu. Selain itu masyarakat Tionghoa di kota Rengat pada peringatan hari besar mereka selalu mengadakan festival Barongsai yang diadakan tepat di depan bangunan kelenteng dan ruang terbuka hijau kota Rengat. 


Monday, 1 July 2013

Pacu Jalur 2013, Tepian Pintas Danau Baru


Ilustrasi oto dari aditsi1.blogspot
Rengat (BP:DISPORABUDPAR)- Tradisi tahunan pacu jalur tingkat kabupaten indragiri hulu kembali dilaksanakan di kecamatan Rengat barat tepatnyanya di tepian pintas danau baru dari tanggal 24 s.d 27 juni, yang diikuti sekitar 72 jalur termasuk besar dan kecil.
Pacu jalur tradisional ini telah menjadi ajang gengsi ataupun eksistensi masing-masing kecamatan.
Perhelatan tahun ini menghadirkan kembali 2 kompetitior yang kuat yaitu Pacu jalur "Lantak lah" dari danau baru berhadapan dengan jalur "Pulau Berantai Indah" kec. cenaku. menjadi yang terbaik jalur Lantak lah, sementara posisi kedua jalur Pulau berantai indah, posisi ke tiga diduduki oleh jalur Permata Biru dari Kp. Pulau kec. Rengat. Finalis akan akan dibina dan mewakili inhu di event yang lebih besar tahunan Pacu jalur yang akan diselenggarakan di kuantan Sengingi.

Thursday, 27 June 2013

Hentakan Musik Rock Promosikan Pariwisata Indonesia


Musik merupakan bahasa yang universal, bahkan petikan dan distorsi gitar maupun tabuhan drum yang menghentak dalam musik Rock dapat membuat pesan yang mengangkat nama baik Indonesia ke kancah internasional.
Sebuah gelaran festival Musik Rock bernama Java Rockin’land akan diselenggarakan pada 22 – 23 Juli 2013 di Pantai Carnaval Ancol, Jakarta. Java Rockin’land merupakan salah satu festival musik terbesar yang diselenggarakan di Indonesia, terlebih lagi untuk genre musik Rock. Festival musik tersebut juga mampu menyedot perhatian internasional dan mampu menarik wisatawan asing untuk datang.
Perehelatan ini adalah sebuah usaha memajukan industri musik yang merupakan bagian dari industry kreatif dalam rangka turut mendukung promosi pariwisata Indonesia. Untuk itu Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mendukung terselenggaranya Festival Java Rockin’Land yang ke 4. Hal tersebut disampaikan oleh Menparekraf, Mari Elka Pangestu saat menghadiri jumpa pers Java Rockin’land di Hotel Borobudur Jakarta (21/6).

“Kami mendukung acara-acara seperti ini karena sangat menunjang pariwisata dan ekonomi kreatif. Acara seperti Java Rockin’land ini memberi panggung kepada musik rock di Indonesia bukan saja kepada musisi asing tapi justru bagi musisi rock dari dalam negeri,” ungkap Menparekraf.

Penyelenggaraan acara yang bertepatan dengan waktu liburan juga dapat menarik wisatawan untuk datang ke Jakarta menikmati acara tersebut. Menparekraf juga mengingatkan bahwa terselenggaranya acara-acara musik sejenis tidak hanya berpotensi menarik wisatawan asing ke Indonesia tapi juga wisatawan dalam negeri melakukan kunjungan ke Jakarta.

Selain mengangkat potensi musisi musik tanah air melalui pagelaran musik rock, Festival Java Rockin’land juga mempromosikan Indonesia melalui portal-portal media digital seperti saluran youtube.

“Kita sudah live streaming di youtube, selain ingin mempromosikan para artis tapi juga ingin mempromosikan festival yang ada di indonesia. Tujuannya supaya kita bisa menggambarkan jika Indonesia bisa mengerjakan acara berskala internasional, cuma kami hanya bisa melakukannya melalui musik,” papar Dewi Gontha, mewakili penyelenggara acara ini.

Penggunaan media digital dalam mempromosikan festival yang diselenggarakan oleh PT. Java Festival Production ini juga menampilkan interaksi melalui Tweet Wall. Seperti yang dijelaskan oleh Dewi, apabila artis ataupun pengunjung memberikan pendapat mengenai jalannya acara tersebut maupun komentar positif lainnya maka akan ditampilkan kedalam saluran youtube dan dapat juga dilihat dan mengajak para pecinta musik diseluruh dunia untuk berinteraksi.

Festival musik Java Rockin’land akan diselenggarakan selama 2 hari, dengan menampilkan puluhan musisi dalam maupun luar negeri. Beberapa musisi tanah air yang ikut unjuk kebolehan dalam acara ini adalah pas Band, /rif, Gigi, Navicula, Morfem, Jasad, Monkey To Millionaire, Efek Rumah Kaca, Gugun Blues Shelter, Endah N Rhesa dan lainnya. Musisi luar negeri yang tampil di acara ini berasal dari Amerika, Eropa, Australia dan Asia antara lain Hello Goodbye, Kensington, grup band lawas asal Amerika Steelheart dan Sugar Ray. (Puskompublik)

Source: http://www.budpar.go.id/asp/detil.asp?c=16&id=2299

Monday, 24 June 2013

MASJID RAYA PUSAKA KENEGERIAN BATU RIJAL


Atas: Mesjid tampak depan, Bawah: Ki-ka: Mimbar mesjid, contoh ukiran pada tiang, Bagian atas mesjid.



Rengat (BP:DISPORABUDSATA)- Masjid ini terletak di negeri Tiga lorong yakni tebing tinggi Sungai Indragiri Baturijal Hulu. Dibangun pada akhir abad ke-19, masjid ini disangga oleh empat tiang besar, konon tiang tersebut ditegakkan oleh tujuh orang saja.
Arsitektur mesjid yang unik masih seperti aslinya di zaman kerajan Indragiri. Motif ukuran terdapat didalam mesjid sangat mempesona, diperkirakan telah berumur ratusan tahun. Bangunan bertingkat tiga ini mempunyai atap yang terbuat dari kayu, dilantai dua terdapat ruang rapat sidang. Keberadaan terpisah cukup jauh  ± 300 M dari pemukiman penduduk. Kawasan sekitar masih merupakan hutan, kebun masyarakat dan semak belukar.

Akses : Lokasi objek wisata berada ± 4 KM dari simpang Napal yang dapat ditempuh dari kota Rengat ± 90 KM. Dapat dicapai dengan kendaraan roda empat. Jarak tempuh dari kota Rengat ± 2 jam perjalanan.

Kependudukan : Penduduk sekitar masih merupakan masyarakat pedesaan yang Homogen, kultur masyarakat masih kuat namun dapat menerima kedatangan pengunjung dengan baik.